Eco Farming Pupuk Organik Terbaik Masa Kini

Eco Farming

Eco Farming adalah pupuk organik atau nutrisi yang berbahan organik super aktif yang didalamnya mengandung unsur hara lengkap bagi kebutuhan tanaman dan dilengkapi dengan bakteri positif yang akan menjadi biokatalisator dalam proses memperbaiki sifat fisik,biologi dan kimia dalam rangka mengembalikan kesuburan tanah.

Eco Farming dapat menekan biaya kebutuhan pupuk lainnya sampai dengan 25%, bahkan bisa sampai 0% sehingga bisa menjadi alternatif pengembangan produksi pertanian yang sehat ramah lingkungan dan menjadi lebih praktis, efektif, efisien dan ekonomis (menghemat biaya pemupukan tanaman).

eco farming
Berikut Beberapa kandungan di dalam Pupuk Eco Farming

Manfaat utama Eco Farming menjadikan tanah subur kembali sebagai media tumbuh dan tanaman yang tumbuh berkembang diatasnya akan normal dan sehat.Manfaat lainnya yang ada dalam kandungan Pupuk Eco Farming adalah :
1.Meringankan biaya produksi
2.Mempercepat masa panen
3.Menjadikan imunitas tanaman lebih kuat
4.Meningkatkn unsur hara tanah
5.Memaksimalkan hasil Produksi
6.Meningkatkan kualitas produksi

Berikut beberapa pengaplikasian Pupuk Farming oleh petani :

Cara Pengaplikasian Pupuk Organik Eco Farming

Pengaplikasian pada tanaman Padi Apa hasilnya simak video berikut ini

Pengaplikasian pada tanaman Jagung Apa hasilnya simak video berikut ini

Pengaplikasian Pada Kebun Sawit hasilnya luar biasa simak video berikut ini :

dan yang pasti buat Mentimun juga ada simak video berikut ini :

Pupuk Organik Eco Farming Sangat Ramah Lingkungan

  • Terpeliharanya aneka ragam hayati yang dimana keseimbangan ekologis biota pada permukaan dan lapisan olah tanah
  • Terpeliharanya kualitas sumber daya pertanian dari segi fisik,hidrologis,kimiawi dan juga biologi mikrobial
  • Bebas dari pencemaran residu kimia dan anorganik yang sangat berbahaya ataupun sangat mengganggu proses hidup tanaman
  • Tidak terjadi akumulasi senyawa beracun dan logam berat yang sangat membahayakan atau bisa jadi melebihi batas ambang aman
  • Terdapat keseimbangan ekologis antara hama penyakit dan juga musuh alami
  • Produktifitas lahan stabil dan pastinya berkelanjutan
  • Produksi hasil panen bermutu tinggi dan sangat aman sebagai pangan dan pakan

Pupuk Organik Eco Farming memiliki Dua Sasaran Utama yaitu :

  • Memperbaiki struktur dan juga tekstur (fisik tanah), biologi dan juga kimia tanah sehingga lahan menjadi sehat dan subur sebagai media tumbuh bagi tanaman.
  • Menyediakan nutrisi atau unsur hara tanaman lengkap sehingga tanaman dapat tumbuh normal dan sehat serta akan menghasilkan produksi panen optimal bahkan maksimal (minimal 6 kali/ musim sesuai siklus hidupnya).

Manfaat Eco Farming Bagi Tanaman,Tanah Dan Petani yaitu :

Tanah

  • Meningkatkan unsur hara tanah
  • Mengurai bahan organik dalam tanah
  • Meningkatkan pH menjadi normal (pH 7)
  • Mengembalikan kesuburan lahan (restorasi)

Tanaman

  • Memaksimalkan potensi hasil produksi
  • Menjadikan imunitas tanaman lebih kuat (tahan serangan OPT)
  • Menjadikan tanaman sehat dan produktif
  • Mempercepat masa waktu panen
  • Meningkatkan kualitas hasil panen

Petani

  • Meringankan biaya produksi khususnya pupuk dan pestisida kimia
  • Menjadikan alternatif pemupukan berimbang (ALL IN ONE)
  • Menekan pemakaian hingga 25% pupuk kimia dari normalnya

Jenis Dan Manfaat Pelarut Eco Farming

  1. AIR TETES TEBU (MOLASE)
    A.Sumber nutrisi bagi mikroorganisme
    B.Meningkatkan efektifitas pemupukan
  2. AIR KELAPA
    A.Mengandung unsur hara, zpt dan mineral
    B.Meningkatkan efektifitas pemupukan
  3. AIR HUJAN
    A.Mineral alami mampu menyuburkan tanah dan menyehatkan tanaman
    B.Kaya nitrogen dalam bentuk senyawa nitrat, asam amino dan protein
  4. AIR BIASA (AIR SUMUR, AIR MATA AIR)
    A.Dengan ketentuan tidak tercampur dengan zat kimia berbahaya

Prinsip pemupukan Eco Farming (5T)

  1. TEPAT JENIS
    – Tanaman Musiman (Sekali Panen atau Berkali-kali Panen)
    – Tanaman Tahunan (Tanaman Belum Menghasilkan atau Tanaman
    Menghasilkan)
  2. TEPAT SASARAN
    – Tanah dengan tujuan mudah diserap oleh akar serabut tanaman
    – Tanaman dengan tujuan dapat langung dimakan lewat mulut daun (stomata)
  3. TEPAT CARA
    – Siramkan ke tanah langsung sebelum tanam
    – Semprotkan ke daun tanaman sesuai jadwal aplikasi
  4. TEPAT WAKTU
    – Jadwal Aplikasi (siklus hidup tanaman atau siklus panen tanaman)
    – Waktu Semprot (Untuk lahan bebas dan untuk tanaman pkl 07.00-10.00 )
  5. TEPAT FORMULASI
    – Berdasarkan Jenis dan Luas Tanaman (Dosis)
    – Berdasarkan Volume Tangki Semprot (Konsentrasi)

Cara Pengaplikasian Eco Farming :

A. PELARUTAN

  • Larutkan Eco Farming dengan rasio perbandingan 1 tube : 1 liter air pelarut
    (Air Tetes Tebu, Air Kelapa, Air Hujan) menjadi 1 liter larutan biang Eco Farming
  • Lakukan 15 menit atau sehari sebelum aplikasi, makin lama makin baik dengan penambahan nutrisi mikroorgnisme positif dan lubang kecil.

B. PENGENCERAN

  • Dosis Aplikasi untuk lahan dengan satuan ml/Tangki ditambahkan air sesuai kapasitas volume tangki semprot (15-20 liter)
  • Dosis Aplikasi untuk tanaman dengan satuan ml/Tangki ditambahkan air sesuai kapasitas volume tangki semprot (15-20 liter)

C. APLIKASI

  • Lahan bisa disemprotkan atau disiramkan dengan Pupuk Farming yang sudah diencerkan dalam tangki
  • Tanaman harus disemprotkan pada bagian daun pukul 07.00-10.00 dengan Pupuk Farming yang sudah diencerkan dalam tangki
eco farming

WARNING!!

  • Tangki Semprot harus steril (aman dari sisa pestisida dan herbisida kimia) sebaiknya pisahkan penggunaan tangki penyemprotan pupuk dengan tangki pestisida, namun jika masih mau tetap menggunakan tangki sebaiknya di bersihkan dengan air tanah dan dibilas dengan air panas untuk mensterilkan tangki.
  • Eco Farming tidak boleh dicampur dengan pupuk kimia/Pestisida dalam satu tempat atau waktu
  • Jika menggunakan pupuk kimia/ Pestisida berikan selang waktu 7 – 10 Hari sebelum/sesudah aplikasi Pupuk Farming

Note :

1.Pupuk Kimia, jika digunakan terus menerus, tanah bisa menjadi keras, zat asam tinggi, unsur hara hilang, mikro organisme mati.
2.Eco Farming jika digunakan terus menerus, tanah jadi terurai, gembur, makin subur & tanaman lebih tahan terhadap hama & penyakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Open chat
%d blogger menyukai ini: